Jumat, 04 Oktober 2013

Teknik Dokumentasi Aplikasi Part IV



::: Resume Teknik Dokumentasi Aplikasi :::
Pertemuan            : 3
Part                         : 4 (Product Documentation)
Mata Kuliah         : Teknik Dokumentasi Aplikasi Part IV
Dosen                     : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,-MOS


PRODUCT DOCUMENTATION

INTRODUCTION
Pada proyek software yang besar, beberapa dokumen biasanya telah dihasilkan bahkan sebelum proses pengembangan/pembuatan dimulai. Seperti adanya proposal untuk pembuatan sistem/software tertentu sebagai jawaban dari permintaan klien ataupun strategi bisnis. Berikutnya adalah dokumen requirement yang komprehensif yang mendefinisikan fitur-fitur yang dibutuhkan atau perilaku sistem yang diharapkan dari suatu sistem.
Selama proses pengembangan sendiri, ada banyak jenis dokumen yang dapat dihasilkan, rencana proyek, spesifikasi desain, rencana pengetesan, dan lain-lain. Beberapa dokumen yang diproduksi dalam proyek dapat dikategorikan dalam 2 kelas yang berbeda :
1.       Dokumentasi proses
Dokumen-dokumen ini merekam proses pengembangan dan maintenance.
Rencana-rencana, jadwal-jadwal, dokumen kualitas proses, standar organisasi dan standar proses merupakan dokumentasi proses.
2.       Dokumentasi produk
Dokumentasi ini menggambarkan produk yang sedang dikembangkan.
Dokumentasi sistem menjelaskan produk dari sudut pandang teknis dalam mengembangkan dan memelihara sistem.
Dokumentasi user menyediakan penjelasan produk yang berorientasi pada user.

Dokumentasi proses dibuat agar pengembangan suatu sistem/software dapat dimanajemen dengan baik. Dokumentasi produk digunakan setelah sistem/software selesai atau operasional tetapi juga dapat berguna bagi manajemen proses pengembangan sistem, dalam kasus perbaikan atau revisi suatu sistem/software.

PRODUCT DOCUMENTATION
Dokumentasi produk berkenaan dengan gambaran suatu produk software/ sistem yang telah jadi.
-          Tidak seperti dokumentasi proses, dokumentasi produk biasanya berguna untuk waktu yang lebih lama, selama produk tersebut masih digunakan.
-          Dokumentasi produk melingkupi user documentation yang memberitahu pengguna bagaimana cara mengoperasikan produk software, dan system documentation yang utamanya diperuntukkan bagi teknisi maintenance.
Sumber : http://bintarmadayraditya.files.wordpress.com/2012/02/dokumentasi-software.pdf

USER DOCUMENTATION
Pengguna dari suatu software / sistem tidaklah dapat disamaratakan.
Merupakan suatu hal  yang penting untuk membedakan antara end-user dengan system administrator.
1.       End-User
Menggunakan software sebagai alat  bantu untuk mengerjakan suatu tugas, menulis sebuah buku, mengelola keuangan, bahkan menerbangkan pesawat.
Mereka ingin tahu seberapa software dapat memudahkan pekerjaan mereka tetapi tidak ingin tahu detail teknis tentang software tersebut.
2.       System Administrator
Bertanggung jawab mengelola dan memelihara software yang digunakan oleh end-user. Dapat berupa operator, network manager, hingga master teknis yang memecahkan segala permasalahan end-user berkaitan dengan software, atau juga penghubung antara user dengan software developer.
Sumber : http://bintarmadayraditya.files.wordpress.com/2012/02/dokumentasi-software.pdf

Kamis, 03 Oktober 2013

Teknik Dokumentasi Aplikasi Part III



::: Resume Teknik Dokumentasi Aplikasi :::
Pertemuan            : 3
Part                         : 3 (Process Documentation)
Mata Kuliah         : Teknik Dokumentasi Aplikasi Part III
Dosen                     : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,-MOS

PROCESS DOCUMENTATION
INTRODUCTION
Pada proyek software yang besar, beberapa dokumen biasanya telah dihasilkan bahkan sebelum proses pengembangan/pembuatan dimulai. Seperti adanya proposal untuk pembuatan sistem/software tertentu sebagai jawaban dari permintaan klien ataupun strategi bisnis. Berikutnya adalah dokumen requirement yang komprehensif yang mendefinisikan fitur-fitur yang dibutuhkan atau perilaku sistem yang diharapkan dari suatu sistem.
Selama proses pengembangan sendiri, ada banyak jenis dokumen yang dapat dihasilkan, rencana proyek, spesifikasi desain, rencana pengetesan, dan lain-lain. Beberapa dokumen yang diproduksi dalam proyek dapat dikategorikan dalam 2 kelas yang berbeda :
1.       Dokumentasi proses
Dokumen-dokumen ini merekam proses pengembangan dan maintenance.
Rencana-rencana, jadwal-jadwal, dokumen kualitas proses, standar organisasi dan standar proses merupakan dokumentasi proses.
2.       Dokumentasi produk
Dokumentasi ini menggambarkan produk yang sedang dikembangkan.
Dokumentasi sistem menjelaskan produk dari sudut pandang teknis dalam mengembangkan dan memelihara sistem.
Dokumentasi user menyediakan penjelasan produk yang berorientasi pada user.

Dokumentasi proses dibuat agar pengembangan suatu sistem/software dapat dimanajemen dengan baik. Dokumentasi produk digunakan setelah sistem/software selesai atau operasional tetapi juga dapat berguna bagi manajemen proses pengembangan sistem, dalam kasus perbaikan atau revisi suatu sistem/software.

PROCESS DOCUMENTATION
Dokumentasi Proses Agar manajemen dapat efektif, dibutuhkan suatu kejelasan pada proses-proses yang akan dikelola. Karena software merupakan suatu hal yang non fisik dan proses pembuatan software juga merupakan tugas-tugas pemikiran yang tidak terlihat fisik, salah satu cara agar membuat jadi jelas adalah dengan menggunakan dokumentasi.
Sumber : http://bintarmadayraditya.files.wordpress.com/2012/02/dokumentasi-software.pdf

:  © :   5 DASAR DOKUMENTASI   :  © :
1.       Analisis Kebutuhan (Requirement Analysis)
Bagian ini akan menganalisis kebutuhan yang dijabarkan pada bagian sebelumnya serta kaiatannya dengan hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaan ataupun pemilihan solusi.
a.       Requirement Prioritisation
Menjabarkan kebutuhan mana yang terpenting dari kebutuhan-kebututhan yang timbul untuk sistem yang akan dibuat tersebut.
b.       Constraint and Risk Analysis
Memahami halangan dan resiko yang ada untuk mengimplementasikan model dan mengaplikasikan sistem ini.
c.        Trade-off Analysis
Mengetahui hal-hal yang saling bertentangan dalam perancangan, pengimplementasian serta pengaplikasian dari solusi.
Sumber :

Requirement Analysis (SRS = Software Requirements Specification)
Tujuan SRS :
-          Menentukan kebutuhan fungsional dari sistem
-          Mengidentifikasi batasan-batasan sistem
-          Identifikasi pengguna sistem
-          Menjelaskan interaksi antara sistem dan pengguna eksternal
-          Menetapkan suatu bahasa yang umum antara klien dan tim program untuk menggambarkan sistem
-          Memberikan dasar untuk pemodelan use case

2.       Desain Arsitektur
Seluruhnya berhubungan dengan grafik dan keindahan.

3.       Detailed Desain
Berisi tentang sistem flow, documen flow, ERD, CDM dan PDM

4.       Implemetation
Merupakan dokumen yang berisi tentang program yang sudah jadi (coding, debugging).

5.       Validation Testing
Saat integration testing mencapai titik kulminasi, software telah dirakit menjadi suatu paket komplit, kesalahan antar-muka telah dicakup dan dibenahi, dan suatu rangkaian tes akhir dari software, yaitu validation testing pun dapat dimulai. Validasi dapat didefinisikan dalam banyak cara, namun secara sederhana (Albeit Hash) mendefinisikan bahwa validasi sukses bila fungsi-fungsi software dapat memenuhi harapan pelanggan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Harapan yang dapat dipertanggungjawabkan didefinisikan dalam dokumen Siftware Requirements Specification, yang mendeskripsikan semua atribut-atribut software yang dapat dilihat oleh pengguna. Spesifikasi mencakup seksi yang disebut kriteria validasi. Informasu yang terkandung di dalam seksi tersebut membentuk dasar untuk pendekatan validation testing.
Sumber :
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=5&cad=rja&ved=0CEgQFjAE&url=http%3A%2F%2Fwww.hendra-jatnika.web.id%2Findex.php%2Fakdm%2Fknow%2Fdoc_download%2F66-testing-dan-implementasi-sistem&ei=x1VOUoL9PNDZkgXf-IGYCQ&usg=AFQjCNFFKxUGJxbaCyV-CibvxF4IPA61dQ&sig2=jlUBcs_KFHFFvGxGcTn87g&bvm=bv.53537100,d.bmk

6.       Integration Testing
(Kadang-kadang disebut integrasi dan pengujian, disingkat I & T) adalah fase dalam pengujian perangkat lunak di mana modul perangkat lunak individu digabungkan dan diuji sebagai sebuah kelompok. Hal ini terjadi setelah pengujian unit dan pengujian sebelum validasi. Pengujian integrasi mengambil modul input yang telah diuji unit, kelompok mereka dalam agregat yang lebih besar, menerapkan tes dalam rencana uji integrasi bagi agregat, dan memberikan output sebagai sistem yang terintegrasidan  siap untuk pengujian sistem.

7.       Unit Tetsting
Adalah metode yang unit individu kode sumber, menetapkan satu atau lebih modul program komputer bersama-sama dengan data yang terkait kontrol, prosedur penggunaan, dan prosedur operasi diuji untuk menentukan apakah mereka cocok untuk digunakan.

: ^:   Kategori Yang Terdapat Dalam Proses Pembuatan Dokumentasi Aplikasi : ^:
Ada beberapa kategori dokumentasi proses :
1.       Perencanaan, Perkiraan dan Penjadwalan
Merupakan dokumen yang dibuat oleh manajer yang digunakan untuk memprediksi dan mengontrol proses software.
2.       Laporan / Reports
Merupakan dokumen yang mencatat bagaimana sumber daya-sumber daya digunakan selama proses pengembangan.
3.       Standar
Dokumen – dokumen ini menentukan bagaimana seharusnya suatu proses diimplementasikan.
Ada berbagai macam standar mulai dalam lingkup organisasi, nasional bahkan internasional.
4.       Lembar Kerja/Working Paper
Sering kali merupakan dokumen komunikasi teknis utama dalam suatu proyek. Mereka merekam ide-ide dan pikiran-pikiran para engineer yang bekerja dalam proyek, yang merupakan dokumentasi produk versi sementara yang menjelaskan strategi pengimplementasian dan penentuan masalah yang telah diidentifikasi.
Seringkali dokumen ini mencatat alasan-alasan pemilihan suatu keputusan dalam desain.
5.       Memo dan Surat / Pesan Elektronik
Dokumen yang merekam rincian komunikasi sehari-hari antara manajer dan development engineer

: ^:   KARAKTERISTIK UTAMA DOKUMENTASI :^:
-          Karakteristik utama dari dokumentasi proses adalah hampir semuanya akan menjadi kadaluarsa.
-          Banyak informasi yang akan menjadi tidak berguna apabila telah terlewati dan normalnya tidak ada kepentingan untuk tetap menyimpannya setelah sistem/software telah jadi, seperti jadwal / perencanaan pembuatan.
-          Bagaimanapun juga tetap ada beberapa dokumentasi proses yang berguna apabila ada perubahan software yang diinginkan, seperti hasil testing dan lembar kerja yang mencatat alasan-alasan kenapa suatu desain dipilih dalam pembuatan suatu sistem.

: ^:   PROJECT IINTERNAL :^:
1.       Contract
2.       Requirement
3.       Attitude

“Terima kasih telah datang dan membaca resume-ku .. Silahkan kunjungi halaman yang lain untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih lanjut. Tetap semangat untuk mencari ilmu ;) “