::: Resume Teknik
Dokumentasi
Aplikasi :::
Pertemuan : 1
Mata Kuliah : Teknik Dokumentasi Aplikasi
Dosen :
Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,-MOS
: ^ : Aplikasi : ^ :
Aplikasi adalah bagian dari software
komputer yang menggunakan kemampuan komputer secara langsung dan meyeluruh
untuk mengerjakan suatu tugas/fungsi tertentu sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Sumber: http://www.slideshare.net/kurniawan04/software-komputer-1864565
Aplikasi adalah satu unit perangkat
lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas (Buyens,
2001).
Aplikasi adalah sistem lengkap yang mengerjakan tugas specifik (Post,
1999).
Aplikasi basis data terdiri atas sekumpulan menu, formulir, laporan dan
program yang memenuhi kebutuhan suatu fungsional unit bisnis/organisasi/
instansi (Kroenke, 1990)
Sumber : http://badaklucu.blogspot.com/2010/02/pengertian-aplikasi.html
: ^ : Dokumentasi : ^ :
Salah satu kebutuhan manajemen pengembangan
sistem/software.
Salah satu media yang merekam kebutuhan user yang akan
diimplemntasikan dalam bentuk spesifikasi dan instruksi.
Sumber : link dari
(adang.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/344/Dokumentasi.ppt)
: ^ : Gambaran Umum Urutan Dokumentasi Software Untuk Komputer : ^ :
1.
Software/Program dalam Komputer
Yang berisikan runtutan instruksi-instruksi
untuk komputer.
2.
Sistem Perangkat Lunak
Adalah aplikasi yang membantu user
untuk memecahkan masalah tertentu saja seperti contohhnya mengkoordinasikan
kegiatan dan fungsi perangkat keras dengan programnya.
3.
Aplikasi Perangkat Lunak
Pada umumnya, aplikasi perangkat
lunak ini selalu di install pada hard disk komputer terlebih dahulu untuk dapat
digunakan.
Penyebarannya dapat disimpan
menggunakan CD/DVD/Flashdisc/Harddisk Eksternal atau perangkat penyimpanan
lainnya.
4.
Documentation
Adalah gambaran atau penjelasan
dari fungsi sebuah program.
: ^ : Software Crisis : ^ :
Adalah software yang dibangun dengan
aplikasi yang tidak terhubung.
: ^ : Permasalahan Krisis Perangkat Lunak : ^ :
1.
Software terlalu menghabiskan uang & melebihi anggaran
Software yang dalam pengerjaannya
tidak memperhitungkan perkiraan awal anggaan sehingga tidak sesuai dengan
kenyataan dan proyek yang telah berjalan tidak mungkin berhenti di tengah
jalan. Maka dari itu, perkiraan awal anggaran sangat diperlukan supaya proyek
tidak melebihi anggaran dan dapat berjalan dengan baik.
2.
Software berjalan lamban
Dengan kata lain pengerjaan
software tersebut melebihi batas waktu yang ditentukan. Batas waktu merupakan
aspek terpenting dalam anggaran. Karena aspek waktu sangat berpengaruh
terhadapt berapa besar anggaran yang dikeluarkan. Semakin lama proses
pengerjaannya, maka semakin membutuhkan banyak biaya yang dianggarkan. Jika memang
pengerjaan softtware tersebut terpaut dalam waktu yang melebihi batas, otomatis
anggaran juga akan membengkak dan software juga dituntut untuk memiliki
kualitas yang lebih baik.
3.
Penggunaan software tidak efisien
Software bisa dikatakan efisien
jika tepat waktu, tepat anggaran dan memiliki kualitas yang bagus. Jadi,
efisiensi suatu software memang sangat diperlukan agar tidak terjadi sotware crisis.
4.
Kualitas software yang rendah
Kualitas software dikatakan rendah
jika software tersebut mengalami kekurangan suatu bagian atau tidak sesuai
kriteria ketika dilakukan uji coba sebelum pengimplementasiannya.
5.
Software yang tidak sesuai dengan kebutuhan/persyaratannya
Software yang tidak sesuai dengan
kebutuhan/persyaratan bisa dinyatakan gagal. Sebuah persyaratan yang wajib
dimiliki software adalah fungsi yang sesuai dengan kebuthan, kelayakan software
dan kualitas software.
6.
Proyek yang dibuat susah dijalankan dan susah dikembangkan
7.
Kompleksitas dan ekspektasinya tidak jelas
Maka dari itu harus menerapkan
prinsip-prinsip rekayasa perangkat lunak dan proses yang ketat & tepat.
: ^ : Dokumentasi Perangkat Lunak : ^ :
Dokumentasi Perangkat Lunak adalah
sistem software yg digunakan untuk membuat dokumentasi.
Dokumentasi
yang diperlukan dalam tahap pengembangan produk perangkat lunak
terdiri dari beberapa fase, yaitu :
1.
1. Fase Desain Perangkat
Lunak
2.
2. Fase Implementasi
Perangkat Lunak
3. 3. Fase
Pengiriman Perangkat Lunak
4.
4. Dan Fase Pemeliharaan
Produk.
Dalam hal ini
dokumentasi harus dirancang, dikelola, diproduksi, diterbitkan
dan dipelihara. Kegiatan ini memang sering dianggap sebagai prioritas
kedua, namun kegiatan ini sangat berguna.
Dokumentasi Perangkat
Lunak lebih mudah dilakukan dalam lingkungan
yang koheren yang memungkinkan kita
membuat dan mencari artefak, kemudian melakukan publikasi di kertas dan formulir elektronik.
: ^ : Siklus Hidup Perangkat Lunak (Software) : ^ :
Siklus hidup perangkat lunak
adalah lingkaran distribusi kode, dokumentasi, dan material pendukung sebuah perangkat
lunak yang tersusun atas tahap-tahap yang menggambarkan kematangan
perangkat lunak mulai dari perencanaan dan pembangunan hingga tahap rilis dan
dukungan.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Siklus_hidup_rilis_perangkat_lunak
Proses
memproduksi perangkat lunak terdiri
dari beberapa kegiatan (manajemen
proyek, manajemen konfigurasi, dll)
dan fase (persyaratan, desain, coding, dll).
Tanpa informasi
mengenai proses pembangunan,
pilihan implementasi, kriteria uji, dll maka proyek
perangkat lunak selalu berakhir dalam
kekacauan yang tak terkendali.
: ^ : Efek Dokumentasi Baik dan Buruk : ^ :
D o k u m e n t a s i B u r u k
Dokumentasi yang buruk
membutuhkan waktu yang lama dalam memproduksi fitur baru. Produk yang buruk jika didokumentasikan
akan mengalami kesulitan dalam menemukan kebutuhan dan kegunaannya sehingga semakin
lama dokumentasi tersebut susah untuk dicerna dan hasil akhirnya hanya ada dua
pilihan, antara membuat dokumentasi kembali atau hanya dibuang saja.
Permasalahan-permasalahan tersebut di atas akan menghambat
tujuan-tujuan sebagai berikut:
1. Melakukan
modifikasi software menjadi sulit dilakukan.
Kadang
perusahaan ingin melakukan modifikasi kecil dari software yang sudah dibuat dan
sudah diluar masa garansi. Tapi sulit dilakukan karena hambatan dokumentasi.
2. Melakukan
pengembangan lebih lanjut menggunakan vendor lain.
Dokumentasi
yang buruk, yang hanya dimengerti oleh pembuatnya saja, menyulitkan dipahami
oleh pihak lain yang akan meneruskan pekerjaan tersebut.
3. Melakukan
integrasi dengan aplikasi lain.
Ketika sistem
berkembang dan ada tuntutan integrasi, dokumentasi yang buruk mungkin akan
menyulitkan untuk memahami struktur data, cara berkomunikasi data, apalagi
kalau ada keperluan modifikasi algoritma untuk mencapai tujuan integrasi.
Sumber : http://kupalima.wordpress.com/tag/standar-dokumentasi-pengembangan-software/
D o k u m e n t a s i B a i k
Sedangkan dokumentasi
yang baik akan membantu orang
untuk mempermudah proses integrasi suatu proyek, memungkinkan ketepatan
rencana dan langkah manajemen proyek karena permasalahan utama dan pengembangannya dapat dikontrol secara memadai.
Dokumen yang Baik Memiliki Sejumlah Persyaratan
1.
Mereka harus bertindak sebagai media komunikasi antara
anggota pengembangan tim.
2.
Mereka harus menjadi sistem informasi repositori untuk
digunakan oleh insinyur pemeliharaan.
3.
Mereka harus memberikan informasi bagi manajemen untuk
membantu mereka merencanakan,anggaran dan jadwal proses pengembangan perangkat
lunak.
4.
Beberapa dokumen harus memberitahu pengguna bagaimana
untuk menggunakan dan mengelola sistem
Sumber : http://www.heyindonesia.com/2012/04/rangkuman-dokumentasi-softwareteknik.html
“Terima kasih telah datang dan
membaca resume-ku .. Silahkan kunjungi halaman yang lain untuk mendukung proses
pembelajaran yang lebih lanjut. Tetap semangat untuk mencari ilmu ;) “
Tidak ada komentar:
Posting Komentar